Nongkrong bareng SJRC + MTC + Brontac + JTC + PGTC + TIM menemani IMTB

Rabu, 6 Oktober 2010 pukul 20.00 keluar dari kelas setelah menjelaskan Medan Magnet.  Pkl. 21.00 memustuskan pulang saja ke rumah Joe karena di bunderan tidak ada yg ngumpul. Di belokan deket SMAK Penabur berhenti untuk membeli makanan. yang ada Tukang Sate MAdura. Akhirnya membeli seporsi sate Madura dibungkus. Ternyata si Abang tidak meneydiakan nasi maka kubeli 2 buah lontong.

Setelah sampai di rumah Joe dan kubuka bungkus lontong yang terbuat dari daun pisang, ternyata lontongnya sudah basi. Sialan..!! Akhirnya aku masak nasi dan harus rela menunggu 4o menit sampai nasi matang. Setelah matang, aku makan berbagi dengan Joe sambil nonton Chronicle Of Riddick yang dibintangi Vin Diesel.

Setelah perut diisi penuh dengan nasi panas dan sate kambing bumbu kacang dan kecap serta menghabiskan dua batang Djarum Super, pukul 11 malam aku berkemas, mengganti baju kerja dengan baju lapangan. Lalu ngegas menuju arteri pondok indah, ke pelataran angkringan tempat mangkal Brother2 TIM (Tiger Iskandar Muda). Di sana ada sekitar 40 orang terdiri dari Brother2 TIM, SJRC, MTC, Brontac, JTC, dan seorang Brother PGTC. Aku datang bersamaan dengan kedatangan Bang Tosca, Ketua ATJ.

Rupanya sedang ada “hajatan” menyambut Brother2 dari IMTB. Dan seperti biasa, sambil ngobrol2 juga dicekokin berbagai liQuid, fluida, semisal Chivas, etc.

Nongkrong di beskem TIM/SJRC berakhir pkl 1 tengah malam. tadinya rencana ke senayan, mau balapan, ngelanjutin nongkrong, atau ajep-ajep sambil nyari yang seksi2 n montok2 untuk mengakhiri malam yang dingin dengan berhangat-hangat. Namun karena banyak di antara kami yang harus masuk kerja pagi esok harinya, maka kami sudahi sampai jam 1 saja, tidak berlanjut ke senayan.

Pulangnya aku ngegas menuju beskem Predator di Pondok Betung. Niat nginep di sana. sampai di P0ndok Betung pukul 1 lewat 2o menit. Cukup lama untuk hitungan malam hari yang sepi kkarena aku berputar-putar dulu menikmati empuknya tarikan rante+gir baru dari Indoparts.

Karena Don Ali lapar dan Memesto juga belum makan malam, sesampainya di beskem Predator, dilanjutkan nongkrong di warung kopi sambil menyantap indomie rebus dan mengisap berbatang-batang tembakau hingga pukul 3 pagi. Baru kemudian tidur,…. zzzzzzz

Leave a comment

Filed under My Tiger

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s