5 Maret 2011 : menuju MUBES BINTIC, awal perubahan….

Jumat malam pkl. 20.00 selesai mengajar kelas 8 smp di SSC Bintaro. kelas yang menjemukan karena anak-anaknya bandel, berisik, dan malas belajar, namun akhirnya setiap anak berhasil mengerjakan 5 – 10 soal Fisika. bukan hal mudah mengajari mereka. Karena sebagian waktu dihabiskan untuk membujuk, merayu mereka agar mau memperhatikan apa yang kuajarkan dan mau mengerjakan soal-soal yang kuberikan.

Selesai mengajar segera meluncur menuju markas Predator di Pondok Betung. Setelah selesai makan malam dan sedikit menghibur diri dengan menikmati OVJ dan bioskop transTV kubaringkan badan, sms-an hingga kutertidur.

Pagi hari terbangun jam enam pagi, sengaja bangun pagi karena walaupun libur namun hari ini mengajar pm di SMK Bhakti Idhata di daerah Fatmawati Jakarta Selatan.

Seharusnya jam 7 sudah berangkat menuju sekolah yang dituju. Namun kami (Don Ali, Mbakyu hikmah) harus menunggu satu orang pengajar lagi yaitu Tante Tuhfa. Hingga pukul 8 kurang seperempat Tante Tuhfa belum datang, akhirnya kami putuskan aku berangkat duluan dengan membonceng Mbak Hikmah agar segera tiba.

Akhirnya si Macan Merah Putih kugas menembus hujan di pagi hari menuju pondok pinang – pondok indah – fatmawati dan tiba di SMK bagdad jam delapan…

jam 12 siang selesai mengajar dan makan siang,

langsung pamitan pada Don Ali, Mbak Hikmah dan Tante Tuhfa,

Si Macan Merah melaju menyusuri jalanan Pondok Indah lalu menuju Lebak Bulus – Ciputat – Pamulang – Parung hinga akhirnya tiba di puncak jam 2 lewat. Karena udara dingin dan kebelet pengen nyemprot dan perut kembali lapar akhirnya menepi kemudian ke kamar kecil dilanjutkan minum bandrek susu serta indomie rebus telor untuk mengganjal perut. Selama satu jam beristirahat di warung di puncak pas seklian berkomunikasi dengan ketum BinTiC untuk menanyakan lokasi Mubes. Setelah mengetahui pasti lokasi Mubes akhirnya si macan yang telah mendinginkan mesin pun kuhidupkan kembali untuk menuju Villa Bumi Ciherang sekitar 8 kilometer dari puncak pas

Setelah 8 kilometer terlewati, segera kucari counter hp untuk membeli pulsa, agar dapat kuhubungi lagi paketu menanyakan lokasi.  Saat mencari-cari counter ponsel, mataku menangkap seekor macan dengan stiker BINTIC di spakbor belakangnya. Langsung kuputar arah macan merahku dan melintas jalan lalu kuparkir macanku di depan counter di samping macan berstiker tadi. Kukira si kupret yang sedang membeli pulsa adalah di dody pelek ternyata si Yuri yang sedang merayu neng geulis pejual pulsa, beeuuhh….

Sekalian saja aku membeli pulsa M3 & esia di situ, saat aku dan Yuri ngobrol dan sekali-kali menyapa si neng geulis, datanglah seorang lelaki botak yang ternyata si kemod, ia datang mengendarai Avanza hitam membawa rombongan ibu-ibu pkk BintiC. Ternyata kami bertiga tidak mengetahui pastinya di mana Villa bumi Ciherang. neng geulis penjual pulsa akhirnya memberitahukan lokasi Villa Bumi Ciherang. kami bertiga pun menuju lokasi yang disebutkan yang ternyata sangat dekat dengan counter hp-nya si neng geulis

Kami memasui gerbag setinggi 5 meter dan lebar 6 meter seperti gerbang istana dengan pos satpam di depannya. Jalanan dari gerbang beralaskan paving block dan jalanan masuk berliku menanjak dengan tanah di kanan-kirinya yang lebih tinggi dari permukaan jalan. kanan kiri dan tengah ditumbuhi pohon-pohon palem yang teratur. Jalanan ini melintasi villa-vila yang asri serasi aantar bentuk, lokasi, taman dan warnanya yang kelam namun eksotis…

Villa Ciherang

Si Merah di depan Villa lokasi MUBES

Setibanya di Vila yang kami sewa Kawan-kawan BintiC rupanya berada di gedung seberang tengah bermain bola sodok. setelah memarkir si macan aku pun langsung menuju pool billiard

Nyodok cuman 2 game aja, coz keburu ngantuk, segara aku masuk ke Villa, ibu-ibu menyuruh anak2 makan. Akhirnya kami semua makan dulu. Selesai makan aku segea mencari posisi untuk merebahkan badan dan mengistirahatkan mata,

Macan Bintaro Go To Ciherang

Macan Bintaro Ride To The Hill

ada sms masuk,.. “mas, pulsa esia belum masuk, jaringannya lagi eror, gimana mas mau ambil lagi uangnya?” hmmm…. baik banget nih tukang pulsa, pulsa ga masuk dia langsung sms, kubalas “Ntar aja deh saya ambil, masih buka kan?”, replynya, ‘masih buka ampe jam 12 malem,” kubalas lagi, ‘yawdh nanti saya ambil..” lalu kutertidur…

Jam 8 malam pantatku ditepuk si Joe, aku terbangun (sebenarnya ga tidur juga, karena berisik banget..), Ketum menginstuksikan agar kami segera berkumpul di ruang petemuan untuk segera memulai Mubes.

Mubes berlangsung sejak pukul 8 malam hingga pukl 4 pagi, dengan istirahat pkl. 22.00 untuk makan malam,

Dini hari setelah mubes kamu melakukan prosesi pelantikan caang kami yaitu Bro Anwar, Bro Ivan/Panjul, Bro Irwan/babi di kolam yang dingin di belakang Villa,

Bangun pagi jam 7 pagi langsung menceburkan diri di kolam renang,…. menikmati kesegaran udara pagi Ciherang dan dinginnya air di pagi hari…

Setelah mandi dan makan giliran si macan Merah yang kumandikan,

Honda Tiger Tevo 2008 Merah

Si Macan Tigerku sayang

Dua minggu setelah MUBES ….

Perjalanan berlanjut, Sang Macan kembali mendaki menuju perbukitan hijau nan dingin di Tatar Parahiangan Cianjur,… tuk menjemput Sang Mahaputri,

Pengantin Air Terjun " Curug Panjang"

Pengantin Air Terjun " Curug Panjang"

Leave a comment

Filed under Perjalanan, melintas jalanan bersama Sang Macan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s