naskah yang tak kunjung reda ….

naskah yang tak kunjung reda,

bagai hujan yang membasahi bumi yang kerontang ribuan abad

deru jutaan kubik air menghantam bumi

mengalunkan irama yang seolah berucap kata

 

naskah yang tak kunjung reda,

ketika seorang anak kecil lugu dan manja selalu menunggu

menunggu sang ayah membawakan mobil-mobilan dari kota

ketika seorang anak kecil bergelayut manja ke pangkuan ibunya

dan bumi bagai diputar seketika seputaran dalam sedetik

bagai setahun menjadi sedetik

memusnahkan keceriaan

memusnahkan senyum dan kemanjaan

dan kemudian menghadirkan ombak dan badai tak berkesudahan

mengombang-ambingkan anak kecil

bertahun-tahun hingga membuatnya terdampar di sebuah pulau

sebuah dunia

dunia yang dipenuhi benih-benih pemberontakan

yang mengubah anak kecil manja

menjadi macan bertaring besi

yang siap mengoyak mangsa

………….

naskah tak berkesudahan

naskah yang tak kunjung reda

bagai hujan deras di bumi yang kerontang

…………..

sang macan berkelana

dengan satu tujuan

mengoyak kemunafikan

mengoyak para raja

mengoyak para durjana

sampai waktu berputar dan sang macan terlena

…………….

perjuangan harus terus dilanjutkan

agar tekad baja tetap abadi berkumandang

mengaum menggegap langit

sang macan harus berhenti

sejenak tuk menghadirkan kehidupan baru

sang macan

harus berhenti sejenak …

 

Tangerang, 20 september 2011

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s