Short Trip to Anniversary G_Tir 29 Oktober 2011

Jam 10 malam minggu 29 Oktober 2011 ngumpul di beskem, ada ketumbar Dody, Ajay wadax, jae, Advokat Suo, dan dua caang Didi dan reza jangkung. Ada pula Tri anak pulsar yg doyan nongkrong di beskem BINTIC. Malam itu cewe gw juga hadir, icha sama sepupunya, sarah, yang saat mereka melaju di depan beskem sempet digodain sama jae. Setelah tau itu cewe gw jae pun ngegodain sarah aja. Suo pengen partisisapi menggoda tapi dia udah sangat keliatan kaya om-om, akhirnya cuma memandang aksi jae dari jarak 2 meter.

Jam 11 Dody nyuruh kami ke puncak ke acara G_Tir (Generation Tiger Riders) yg lagi ngadain acara anniversary yg ke-7. Akhirnya jam setengah 12 malam kita ngegas ke puncak. Tiba di puncak jam setengah 2 pagi, telat karena banyak berenti akibat trouble mesin dan salah arah, karena jujur gak tau lokasi di mana, taunya deket pom bensin sebelum puncak.

Pulang dari acara G_Tir jam setengah 3. Di perjalanan pulang tiger reiza jangkung jatuh saat melewati tanjakan pendek yang basah dan berpasir, menyebabkan patahnya footstep depan, bengkok stangnya, dan lepas shroud tangki. Sementara Jae yang berada di depan tak mendengar accident yg menimpa reza. Akhirnya setelah dibantu warga sekitar dan cek kondisi motor dan badan si reza kami lanjut pulang, tiba di jakarta jam 4 pagi. Reza numpang nginep di tempat gw karena katanya pagi mau ke bengkel Anton speed.

Gw bangun jam 9, trus mandi, lalu berangkat lagi ke puncak namun kali ini bersama Icha. Tidak lagi mengendarai Tiger namun mengendarai Mio milik Icha. Dan terjadi accident di parung, yang menyebabkan rusaknya mio dan luka di kaki gw. Icha hanya tergores namun ia nampak shock dan meminta pulang saja. kami istirahat setengah jam di depan bank dekat lokasi.

Untung saja saat tadi motor terseret di jalanan truk di belakang kami sempat ngerem sehingga kami tidak tertabrak hanya mio saja yang tergores.

Perjalanan pulang kami melaju pelan, dan sesampainya di bintaro langsung ke apotek membeli alkohol, betadine, kapas, kain kassa dan plester. Alkohol kuusapkan ke luka dan serasa seperti terbakar, sangat panas. lalu kuoleskan betadine.

Hari seninnnya gw gak masuk kerja, motor dibara ke bengkel, termasuk motor mio.

Tiger Ijo : ganti sen Rp.45.000, ganti stop kontak Rp.60.000, ganti spakbor depan pake yg lebar Rp85.000, angkos cek dan pasang Rp 20.000. jadi sementara pengeluaran untuk si ijo Rp 210.000. Karena shock depan sudah tak layak pakai maka harus diganti, namun harus cari dulu kesediaan barang. Jika ganti shock ori tiger revo yg baru mesti siapin 2 jutaan. Akhirnya nyari sekenan, harga 900.000, bengkek arm mungkin sekitar 200.000, pasang adaptor bwt gir belakang 200.000, jadi harus siapin lagi dana Rp.1.300.000,00.

Total pengeluaran untuk si Ijo Rp 1.510.000,00

Mio : baru ganri ban depan pake corsa tubeless 135.000 uda sama pentil, oli 39.000, jadi total 174.000. yang belum ganti body depan dan grip. Body katanya 135.000, grip 25.000. jadi bwt si mio nyiapin lagi 160.000. senin pagi ke bengkel service n ngelurusin stang 50.000.

Gpp deh, demi keselamatan, ganti spareparts ampe sejuta dua juta gpp…. demi safety..

Leave a comment

Filed under My Tiger

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s